Pasar Gelap Ganggu Keuangan

Oleh : Pandu Prapanca

NIM : 12104241037

Dalam perdagangan duniaIndonesia merupakan tujuan pasar produsen dunia ini merupakan sumber devisa Negara, Karena dalam proses masuknya barang-barang dagang ke Indonesia harus ada bea cukainya. Akan tetapi dengan adanya bea cukai tersebut para pelaku bisnis ini memutar otak untuk dapat lolos dari bea cukai, Mengingat biaya cukai cukup tinggi yang menyebabkan penurunan laba barang dagang. Pasar gelap adalah solusi usaha mereka, dimana transaksi jual beli dengan tidak melalui proses bea cukai atau selundupan, dengan segala resiko para pelaku bisnis yaitu penyitaan barang. Penyebab lain dari pasar gelap adalah tingginya permintaan akan suatu barang oleh masyarakat, ini merupakan kesempatan besar dari pengusaha untuk mendapat keuntungan lebih dari penjualannya. Kegiatan ini mulai menjamur di Indonesia selain karena pengawasan yang kurang, kegiatan ini menjadi sulit diberantas karena adanyaketerlibatan oknum petugas yang melegalkan transaksi tersebut.  Alasannya karena para pelaku bisnis berani membayar (menyuap) agar dapat melegalkan barang-barang selundupan.

Pasar gelap mempunyai dampak negative bagi perekonomian.Selain masuk tanpa pajak, juga berkategori gharar (tidak jelas asal-usulnya). Adapun praktek transaksi jual-beli barang pasar gelap termasuk dalam transaksi yang dilarang, karena beberapa sebab. Di antaranya adalah transaksi pasar gelap merupakan bentuk transaksi yang ilegal. Sebab barang pasar gelap adalah barang yang statusnya tidak diakui di pasar. Karena masuknya kepasar melalui selundupan agar tidak kena bea cukai. Selain itu, transaksi jual-beli pasar gelap akan mengganggu keseimbangan pasar. Dalam hal ini, barang-barang pasar gelap yang telah beredar di pasar akan mempengaruhi harga barang sejenis yang dijual secara legal. Biasanya, barang yang berstatus pasar gelap akan dijual lebih murah, dibanding dengan barang yang memang statusnya diperoleh secara legal. ini yang benyebabkan stabilitas perekonomian nasional. Dampak yang paling dirasakan adalah oleh para pedagang  legal,  karena terus merugi dengan tidak lakunya barang-barang dagangan mereka. Negara juga dirugikan akan hal ini, karena tidak ada pemasukan pajak dari barang-barang selundupan.

Pasar gelap terjadi ketika permintaan akan suatu barang di satu daerah atau nasional tinggi, ini merupakan suatu kesempatan juga. Selain itu, juga karena adanya produk-produk baru yang menarik minat pembeli akan tetapi harga jualnya masih tinggi. Pasar gelap terjadi di suatu daerah dimana ketika tingginya permintaan dan harga jual barang yang tinggi dan pasar gelaplah yang dianggap solusinya. Yang paling berperan dalam kegiatan ini adalah para oknum petugas bea cukai yang disuap, bisa dikatan juga oknum petugas ini adalah kurir barang selundupan atau perantara antara pengusaha dengan pembeli barang-barang dari pasar gelap. Juga yang berperan dalam kegiatan ini adalah pengusaha dan pembeli (masyarakat), keduanya merupakan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Pembeli membutuhkan barang dan pengusaha menyediakan barang tetapi dengan cara ilegal tanpa melalui bea cukai.

Peningkatan kualitas produksi barang negeri adalah solusi pemecahan dari kegiatan pasar gelap, diharapkan masyarakat lebih memilih barang dalam negeri yang tanpa dikenai bea cukai. Selain itu, untuk mencegah terjadinya kegiatan pasar gelapdengan rotasi petugas bea cukai. Dengan sistem rotasi maka pemalsuan dokumen akan sulit di buat.

Sumber :

inilah.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s