Handphone Sebagai Hubungan Sosial

Oleh : Susi Susanti

NIM : 12104241011

Nilai sosial merupakan ukuran, patokan, anggapan yang diikuti oleh orang banyak dalam masyarakat tertentu mengenai benar, pantas, salah atau baik. Mengingat pentingnya nilai sosial di dalam suatu masyarakat, untuk itu perlunya sosialisasi masyarakat, dengan cara mengajarkan kepada masyarakat tentang nilai-nilai sosial lewat media masa sperti televisi, radio, internet, dan koran yang saat ini mudah di jumpai hingga di pelosok negri.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, kebutuhan manusia menjadi semakin terpenuhi. Sebagai bagian dari kehidupan manusia sehari-hari hampir pada setiap kegiatan manusia, baik pribadi maupun sosial dilakukan dengan teknologi. Bisa dikatakan teknologi itu tidak akan pernah habis, karena setelah muncul hal baru, maka di masa mendatang akan muncul hal baru yang berbeda kembali. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi tentunya ini merupakan kabar yang menggembirakan. Teknologi membuat hidup kita lebih nyaman, arus informasi menjadi lebih cepat. Berbagai hiburan tersaji kapanpun kita mau tinggal klik televisi, internet, atau media elektronik lainnya. Namun disamping membawa dampak positif juga ada dampak negatif.

Zaman sekarang, pada umumnya anak muda sudah mempunyai handphone. Hal tersebut terlihat dari anak SD, SMP, SMA sampai mahasiswa perguruan tinggi yang selalu membawa handphone ketika berpergian keluar rumah, pusat perbelanjaan dan lain – lain. Padahal dulu pada awal tahun 2000 masih jarang yang mempunyai handphone. Sejak saat itu penggunaan handphone mulai merebak namun efeknya sungguh sangat luar biasa baik positif maupun negatif. Sekarang ini anak-anak SD mulai dipegangi handphone oleh orang tuanya padahal mereka tak tahu apakah dengan handphone tersebut lebih membawa manfaatnya ataukah justru lebih banyak efek negatif. Saat pulang sekolah biasanya dulu sebelum mereka mempunyai handphone mereka selalu bergerombolan berjalan bersama–sama ke rumah masing-masing sambil bercanda tertawa ria. Mereka begitu akrab satu sama lain. Namun setelah mengenal handphone dan banyak yang telah mempunyai handphone, mereka berjalan bersama–sama tetapi interaksi teman satu sama lain berkurang. Perhatian mereka dengan lingkunga sekitar juga berkurang. Handphone secara tak langsung telah merenggangakan hubugan sosial mereka satu sama lain. Hal tersebut juga berlaku dengan orang tuanya sendiri ataupun dengan lingkungan terdekatnya.

Sebelum mempunyai handphone, mereka sepulang sekolah bermain-main bersama di lapangan, bermain petak umpet, bermain layang-layang di lapangan, bermain kelereng. Namun setelah kini mereka mempunyai handphone merekapun asyik dengan dunianya sendiri-sendiri di kamarnya masing–masing sambil main game. Sehingga merekapun semakin hari makin jarang bergaul dengan teman-teman sebayanya. Sebelum adanya handphone, saat ada acara pernikahan, tahlilan, atau acara-acara masyarakat lainnya, melalui undangan yang dikirimkan salah satu kerabat si pengundang kepada kerabat yang di undang, si pengundang akan datang langsung ke rumah kerabat yang diundang. Namun sekarang setelah adanya handphone mereka hanya memberikan undangan lewat kiriman pesan singkat berupa sms. Yang lebih modern saat ini adalah undanga pernikahan melalui facebook dimana kita tinggal mencantumkan undangan dan kita tag ke masing–masing teman kita. Hal tersebut tak masalah karena adanya benturan kepentingan atau sibuk dengan pekerjaan lain sehingga tak sempat memberikan undangan ke rumah teman atau kerabat secara langsung. Namun hal itu secara tidak langsung membuat interaksi dan kontak sosial berkurang yang menyebabkan berkurang dan hilangnya nilai silaturahim. Inilah salah satu dampak teknologi yang ikut mengambil peran dalam melunturkan nilai–nilai sosial masyarakat yang sebelumnya dapat mempererat rasa kebersamaan dalam suatu keluarga ataupun dalam suatu kelompok kemasyarakatan. Namun salah satu dari dampak posifnya adalah dengan adanya handphone yang dulu kita hanya bisa ngobrolnya dengan tetangga atau saudara yang dekat rumah saja didepan teras rumah saja, tetapi setelah adanya handphone kita bisa mengobrol dengan saudara atau teman-teman kita yang jauh dari rumah bisa ngobrol dikamar maupun dimana saja kita mau melalui handphone.

Sumber:

http://id.shvoong.com/sosial-sciences/sociology/2117687-pengertian-nilai-sosial/

http://bejoman.blog.com/2010/04/17/pergeseran-nilai-sosial-oleh-kemajuan-teknologi

One response to “Handphone Sebagai Hubungan Sosial

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s