Haramnya Bisnis Multi Level Marketing Menurut Agama Islam

Oleh : Rachman Fahrisal

NIM : 12104244046

Menurut saya bisnis MLM itu menggunaan sistem piramida atau jaringan berjenjang melalui jaringan distribusi yang dibangun dengan memposisikan pelanggan atau upline maupun downline sebagai tenaga pemasaran produk dari perusahaan MLM tersebut.Untuk menjadi keanggotaan MLM,seseorang biasanya diharuskan mengisi formulir dan membayar uang dalam jumlah tertentu dan kadang diharuskan membeli produk tertentu dari perusahaan MLM tersebut,tetapi kadang ada yang tidak mensyaratkan untuk membeli produk tersebut.Pembayaran dan pembelian produk tersebut sebagai syarat untuk mendapatkan point tertentu.Biasanya produk yang ditawarkan yaitu berupa obat-obatan herbal yang sedang ramai dipasaran dan masyarakat disekitar lingkungan kita juga ada modus lain yaitu berupa ke agenan pulsa tronik dengan menggunakan cip penghemat pulsa dan bisa untuk membayar token listrik,speedy,telfon,pulsa dan lain-lain,dengan cara memasukan kode-kode tertentu yang diberikan oleh perusahaan MLM tersebut.Kadang point bisa didapatkan oleh anggota jika ada pembelian langsung dari produk yang dipasarkan, maupun melalui pembelian tidak langsung melalui jaringan keanggotaan.Tetapi kadang point bisa diperoleh tanpa pembelian produk,namun dilihat dari banyak dan sedikitnya anggota yang bisa direkrut oleh orang tersebut,yang sering disebut dengan pemakelaran. Baca lebih lanjut

Kisah Moral Di Balik UN

Oleh : Ajeng Priharsanti

NIM : 12104241019

Ujian Nasional, sepertinya sudah menjadi bayang-bayang yang mengerikan bagi siswa yang akan menjalaninya.  Ketakutan itu membuat siswa melakukan kecurangan seperti mencontek, kerjasama dengan teman, jual beli jawaban UN, dan yang lebih parah lagi, siswa mendatangi ‘orang pintar’ untuk meminta do’a atau kemudahan dalam mengerjakan soal UN.  Hal ini tidak satu dua siswa yang melakukannya.

Kebanyakan siswa yang melakukan tindakan tersebut dilatar belakangi karena ketakutan pada diri mereka dan juga rasa tidak percaya diri dalam mengerjakan soal UN.  Mereka tidak sadar, bahwa melakukan tidakan seperti diatas, bahkan mencontek saja telah melanggar kaidah agama.  Tapi yang lebih memprihatinkan lagi, para guru yang seharusnya menentang tindak kecurangan UN malah mendukung siswanaya agar melakukan hal tersebut agar nilai merka baik.  Mereka diminta bekerja sama dengan semua teman sekelas agar berbagi jawaban, seperti yang di lakukan SD Negeri 06 Petang, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada tahun 2011 seperti yang saya baca di kompas.com. Baca lebih lanjut

Memandang Lebih Dalam RUU Santet

Oleh : Azizatun Nufus

NIM : 12104241018

Santet dalam istilah fiqih sampai sekarang belum dapat ditemukan. Namun jika ditelusuri secara sosio-antropologis, kira dapat disamakan dengan dengan sihir dalam bahasa Arab. Oleh karena itu santet dapat diartikan sebagai kekuatan jahat yang gaib, atau sering disebut juga Black Magic. Jika pengertian ini yang dimaksud dengan santet, maka dalam fikih sejajar dengan pengertian sihir. Sihir secara bahasa, diartikan sesuatu yang halus dan rumit sebabnya (Mukhtar ash-Shihab: 208 & al-Qomus: 519). Dalam istilah fikih adalah minta tolong pada kekuatan jin/syaitan yang bersifat gaib untuk melakukan suatu perbuatan yang sulit atau tidak bisa dilakukan oleh manusia. Karena kekuatan tersebut bersifat gaib, maka seharusnya kekuatan ini hanya disandarkan pada Allah Swt. Jika manusia memohon kekuatan gaib kepada selain Allah yakni kepada jin, syetan atau lainnya, untuk melakukan suatu perbuatan tertentu dengan sengaja mengabaikan Allah, maka perbuatan itu dapat dikatagorikan sebagai syirik. Syirik adalah dosa terbesar yang tak bisa diampuni (Qs. al-Nisa’: 48).

Para Ulama memiliki pendapat yang berbeda tentang sihir atau santet, ada yang berpendapat jika sihir itu realita dan ada juga yang berargumen hanya sekedar khayalan. Namun mayoritas ulama berpendapat bahwa sihir itu realita dan bukan khayalan. Pendapat ini berdasarkan realitas sihir yang pernah menimpa nabi Muhammad saw dan turun 2 Surat: al-Falaq dan al-Nas atau Mu’awwizatain (dua doa untuk mohon perlindungan). Dimaksudkan untuk meminta perlindungan kepada Allah swt dari kekuatan gaib yang berasal dari kekuatan syaitan dan jin atau manusia yang minta pertolongan dua makhluk gaib tersebut. Oleh sebab itu, dua surat ini banyak kalangan yang meyakini berkhasiat untuk menangkal kekuatan gaib yang berasal dari koalisi bersama jin – manusia. Baca lebih lanjut

Modernisasi Penjajahan Yahudi

Oleh : Epi Kurniasari

NIM : 12104241007

Pada era modern ini, dalam politik Yahudi  dikenal istilah Smart rebellion, politik ini tidak mengandalkan pada kekuatan senjata dan fisik, tetapi lebih mengandalkan gerakan klendestine. Mereka menyelubungi gerakan Zionis Yahudi dengan aktivitas berbentuk sosial, ekonomi, cultural, dan pendidikan. Contoh kiprah gerakan Zionis Yahudi dengan politik Smart rebellion yang terkenal adalah pengaruh Yahudi di negara Turki Uthmani. Awalnya, mereka secara perlahan masuk dalam sitem sosial dengan membantu masyarakat yang membutuhkan dalam bidang ekonomi, dan kemudian masuk dalam ranah politik, dan memperkuatnya dengan mempengaruhi generasi muda yang merupakan penggerak bangsa di masa yang akan datang. Mereka menggunakan jargon “kebebasan” (freedom) untuk menggulung kekuatan Utsmaniyah, dan membentuk era baru di Turki. Berdasarkan kasus tersebut, kita dapat mengambil hikmah bagi umat muslim di Indonesia untuk lebih mewaspadai berbagai pengaruh dari kaum Yahudi.

Mengenal Yahudi lebih lanjut, Yahudi memiliki dua kesatuan makna yang membentuk identitas tunggal, yaitu sebagai agama sekaligus sebagai etnis/bangsa. Sebagai agama maupun etnis, Yahudi memiliki karakteristik eksklusif dengan klaim ajarannya yang menyatakannya sebagai umat/bangsa pilihan Tuhan (Yahweh). Dalam Kitab Keluaran 19:5-6 dan Deutoronomi 10:14-15 secara lugas sekali disebutkan bahwa Yahudi adalah bangsa (umat) pilihan Yahweh (Aloysius Pieris : 2001). Baca lebih lanjut

Berhala Baru di Dunia Modern

Oleh: Hanif Syafei

NIM : 12104241026

Tahukah Anda bahwa masih ada berhala pada zaman sekarang ini? Memang bentuknya sudah berubah, tidak lagi seperti patung pada zaman Nabi. Berhala pada zaman sekarang berbentuk ‘Budaya Pop’. Budaya pop sendiri dapat berbentuk teknologi, pusat-pusat hedonisme, dan internet.

Sebenarnya, apa itu budaya pop? Menurut Ridho Al-Hamdi (2009:2) dalam bukunya yang berjudul “Berhala itu Bernama Budaya Pop”.

Budaya dapat dipahami sebagai suatu kebiasaan berupa praktik-praktik dalam keseharian dan sudah menjadi kebiasaan. Sedangkan istilah pop merupakan singkatan dari kata ‘popular’ yang arti sederhananya disukai oleh banyak orang. Karena itu, budaya pop secara sederhana bisa bermakna budaya yang disukai oleh banyak orang dan menyenangkan.

Apa saja sih bentuk-bentuk budaya pop masa kini? Seperti sudah disebutkan diatas, ada teknologi, yang berupa televisi dan handphone. Pusat hedonisme seperti mall dan kafe, serta internet yang didalamnya termasuk google.

Pembahasan pertama adalah tentang televisi. Televisi merupakan sebuah alat penangkap penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele yang berarti jauh dan vision yang berarti tampak. Jadi, televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Baca lebih lanjut