Apa kita mengidap Amnesia Budaya?

Oleh : Fitriana Diah Proboastiningrum

NIM : 12104241017

Budaya yang ada di Indonesia semakin beragam. Namun sayangnya, budaya itu bukan budaya milik kita tapi milik bangsa lain yang kita banggakan dan kita ikuti perkembangannya. Lalu bagaimana dengan budaya sendiri, apa kita juga mengikuti perkembangannya?

Budaya yang semakin beragam yang mendominasi adalah bukan lain lagi yaitu lebih didominasi dampak negatifnya daripada dampak positif. Hal ini dapat dibuktikan yakni dengan adanya budaya yang semakin beragam yang muncul dari berbagai kebudayaan bangsa luar yang melanda kaum muda-mudi bangsa Indonesia.

Ya, sangat miris sekali, yang menjadi korban penyakit ini justru adalah tidak lain dari kalangan generasi penerus bangsa yang seharusnya dapat melanjutkan apa yang telah diperjuangkan oleh para pejuang bangsa akan apa yang telah mereka dapatkan, dari segi bidang apapun, terutama budaya. Ternyata memang benar bahwa kalangan muda-mudilah yang saat ini menjadi korban dari penyakit Amnesia Budaya.

Bisa dibilang generasi muda saat ini lebih menyukai film box office bila dibanding dengan menonton wayang semalam suntuk. Remaja sekarang lebih senang mengenakan baju model Korea bila dibanding mengenakan batik ataupun kebaya. Ini terjadi karena masih adanya anggapan bahwa keren itu ketika kita bisa meniru gaya luar negeri sehingga budaya-budaya dari luar negeri lebih mudah diserap oleh masyarakat Indonesia. Baca lebih lanjut

Iklan

Sinyal Budaya dalam Perfilman

Oleh : Inas Syarafina

NIM : 12104241039

Keragaman budaya atau “cultural diversity” adalah keniscayaan yang ada di bumi Indonesia. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk, selain kebudayaan kelompok sukubangsa, masyarakat Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok sukubangsa yang ada didaerah tersebut. Dengan jumlah penduduk 200 juta orang dimana mereka tinggal tersebar dipulau- pulau di Indonesia. Mereka juga mendiami dalam wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi. Mulai dari pegunungan, tepian hutan, pesisir, dataran rendah, pedesaan, hingga perkotaan. Hal ini juga berkaitan dengan tingkat peradaban kelompok-kelompok sukubangsa dan masyarakat di Indonesia yang berbeda. Pertemuan-pertemuan dengan kebudayaan luar juga mempengaruhi proses asimilasi kebudayaan yang ada di Indonesia sehingga menambah ragamnya jenis kebudayaan yang ada di Indonesia. Kemudian juga berkembang dan meluasnya agama-agama besar di Indonesia turut mendukung perkembangan kebudayaan Indonesia sehingga memcerminkan kebudayaan agama tertentu. Bisa dikatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat keaneragaman budaya atau tingkat heterogenitasnya yang tinggi. Tidak saja keanekaragaman budaya kelompok sukubangsa namun juga keanekaragaman budaya dalam konteks peradaban, tradsional hingga ke modern, dan kewilayahan.

Keadaan budaya Indonesia di negeri sendiri semakin tidak diketahui keberadaannya. Tidak banyak masyarakat yang tahu tentang kebudayaannya. Seolah-olah kita tidak peduli terhadap asset bangsa, yaitu budaya itu sendiri. Tapi setelah budaya-budaya kita di claim oleh Negara lain, seperti tarian-tarian bahkan sampai makanan pun. Masyarakat kita tidak rela budayanya di ambil Negara lain. Saat itulah kita baru tersadar betapa beharganya nilai budaya bangsa kita, betapa kayanya Negara Indonesia dengan keragaman budayanya. Baca lebih lanjut