Harapan Peran Mahasiswa dalam Dunia Politik

Nama   : M. Ilham M.

NIM    : 12104241036

Peran mahasiswa dalam dunia politik di Indonesia memiliki andil yang besar. Gerakan moral politik dan pembaruan sistem lama yang buruk ke sistem yang lebih baik adalah wujud peran mahasiswa. Peristiwa-peristiwa besar di Indonesia seperti Pergerakan Budi Utomo, Sumpah Pemuda, Peristiwa Trisakti dan lainnya digerakkan oleh pemuda atau mahasiswa. Sejarah telah membuktikan bahwa mahasiswa atau pemuda merupakan penggerak utama denyut nadi revolusi suatu bangsa di manapun, tak terkecuali Indonesia.

Gerakan mahasiswa saat ini diwujudkan dalam menanggapi setiap upaya depolitisasi yang dilakukan Pemerintah/Penguasa. Terutama, ketika maraknya Korupsi, ketidakadilan, ketimpangan, pembodohan, dan penindasan terhadap hak-hak rakyat. Mahasiswa beperan sebagai perpanjang aspirasi rakyat, gerakan mahasiswa lebih banyak mengacu pada panggilan nurani atas kepeduliannya terhadap lingkungannya serta agar dapat berbuat lebih banyak bagi perbaikan kualitas hidup bangsa. Jadi, gerakan yang dilakukan mahasiswa berupa koreksi atau kontrol atas kejadian politik yang melenceng dan merugikan rakyat. Baca lebih lanjut

Mempertanyakan Kejelasan Hukum Pemerkosaan

Oleh : Desi Kusumah Dianti

NIM : 12104241008

Pada saat kita berbicara mengenai perkosaan, hal apakah yang muncul dibenak anda? Perempuan dengan tindakan kekerasan atau bahkan kekerasan dengan unsur seksualitas? Perempuan dalam situasi apapun tetap rentan untuk menjadi korban dari struktur sosial, budaya, maupun politik yang dapat menindasnya. Perkosaan adalah suatu usaha untuk melampiaskan nafsu seksual yang dilakukan seorang laki-laki terhadap perempuan dengan cara yang dinilai melanggar menurut moral dan hukum.  Kurangnya stabilitas keamanan di tengah-tengah masyarakat kita menjadi momok yang sangat menakutkan dikalangan perempuan, posisi perempuan yang lemah membuat keberdayaan mereka untuk melindungi diri juga kurang. Oleh karena itu, perempuan menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan seks untuk mencuri, memaksa, merampas, bahkan melampiaskan nafsu seksualnya. Banyak kerugian yang mereka dapatkan, baik perlakuan fisik yang didapatkan hingga berdampak pada tekanan psikologis yang dialaminya.

Banyak diantara kaum perempuan yang mendapatkan perlakuan bejat dari pelaku perkosaan, tak hanya terjadi di tempat-tempat seperti halnya terminal, gerbong kereta, dan lainnya, bahkan di institusi pendidikanpun telah marak terjadi. Seperti kasus yang terjadi pada seorang siswi yang masih duduk dibangku kelas 4 sekolah dasar di Pekanbaru, dia menjadi koban kejahatan seksual oleh gurunya sendiri, bahkan pelaku sudah lima kali melakukan percobaan pemerkosaan terhadap korban. Betapa tidak seorang guru yang seharusnya menjadi pelindung malah tega memperkosa muridnya sendiri, tanpa memikirkan esensi bagaimana keadaan korban setelah mendapat perlakuan yang demikian. Baca lebih lanjut

Hukum Ini Compang-camping, Pak !

Oleh : Devi Nur Hidayati

NIM : 12104241021

Negara hukum secara sederhana adalah negara yang penyelenggaraan kekuasaan pemerintahannya didasarkan atas hukum. Dalam negara hukum, kekuasaan menjalankan pemerintahan berdasarkan kedaulatan hukum (supremasi hukum) dan bertujuan untuk menjalankan ketertiban hukum. Pada dasarnya semua negara adalah negara hukum. Hal ini terlihat dengan adanya aturan dalam suatu negara yang mengikat warga negaranya baik secara tertulis maupu aturan secara tidak tertulis. Indonesia merupakan salah satu dari negara hukum itu sendiri.

Di Indonesia, hukum tertulisnya terdapat pada undang-undang, sedangkan hukum tidak tertulisnya terdapat di dalam sebuah masyarakat dan biasanya hanya berlaku pada daerah tersebut. Hukum yang tidak tertulis ini sering dipanggil dengan etiket. Etiket belum mempunyai hukuman yang pasti bagi pelanggarnya. Bahkan hukuman yang sering diberikan kepada pelaku pelanggaran hanyalah hukuman moral.hal ini dikarenakan etiket dibuat berdasarkan kesepakatan antar warga sepempat.

Hukum pada umumnya dibuat untuk menertibkan warganya sehingga tidak ada satupun hak asasi manusia seorang warga yang direnggut oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab. Begitu pula hukum yang dibuat di negeri kita Indonesia. Namun dalam setiap kebijakan pasti terdapat oknum yang melakukan pelanggaran, apalagi kebijakan dalam hal hukum atau aturan. Ketimpangan hukum merupakan salah satu contoh pelanggaran hukum. Baca lebih lanjut