Haramnya Bisnis Multi Level Marketing Menurut Agama Islam

Oleh : Rachman Fahrisal

NIM : 12104244046

Menurut saya bisnis MLM itu menggunaan sistem piramida atau jaringan berjenjang melalui jaringan distribusi yang dibangun dengan memposisikan pelanggan atau upline maupun downline sebagai tenaga pemasaran produk dari perusahaan MLM tersebut.Untuk menjadi keanggotaan MLM,seseorang biasanya diharuskan mengisi formulir dan membayar uang dalam jumlah tertentu dan kadang diharuskan membeli produk tertentu dari perusahaan MLM tersebut,tetapi kadang ada yang tidak mensyaratkan untuk membeli produk tersebut.Pembayaran dan pembelian produk tersebut sebagai syarat untuk mendapatkan point tertentu.Biasanya produk yang ditawarkan yaitu berupa obat-obatan herbal yang sedang ramai dipasaran dan masyarakat disekitar lingkungan kita juga ada modus lain yaitu berupa ke agenan pulsa tronik dengan menggunakan cip penghemat pulsa dan bisa untuk membayar token listrik,speedy,telfon,pulsa dan lain-lain,dengan cara memasukan kode-kode tertentu yang diberikan oleh perusahaan MLM tersebut.Kadang point bisa didapatkan oleh anggota jika ada pembelian langsung dari produk yang dipasarkan, maupun melalui pembelian tidak langsung melalui jaringan keanggotaan.Tetapi kadang point bisa diperoleh tanpa pembelian produk,namun dilihat dari banyak dan sedikitnya anggota yang bisa direkrut oleh orang tersebut,yang sering disebut dengan pemakelaran. Baca lebih lanjut

Iklan

Modernisasi Penjajahan Yahudi

Oleh : Epi Kurniasari

NIM : 12104241007

Pada era modern ini, dalam politik Yahudi  dikenal istilah Smart rebellion, politik ini tidak mengandalkan pada kekuatan senjata dan fisik, tetapi lebih mengandalkan gerakan klendestine. Mereka menyelubungi gerakan Zionis Yahudi dengan aktivitas berbentuk sosial, ekonomi, cultural, dan pendidikan. Contoh kiprah gerakan Zionis Yahudi dengan politik Smart rebellion yang terkenal adalah pengaruh Yahudi di negara Turki Uthmani. Awalnya, mereka secara perlahan masuk dalam sitem sosial dengan membantu masyarakat yang membutuhkan dalam bidang ekonomi, dan kemudian masuk dalam ranah politik, dan memperkuatnya dengan mempengaruhi generasi muda yang merupakan penggerak bangsa di masa yang akan datang. Mereka menggunakan jargon “kebebasan” (freedom) untuk menggulung kekuatan Utsmaniyah, dan membentuk era baru di Turki. Berdasarkan kasus tersebut, kita dapat mengambil hikmah bagi umat muslim di Indonesia untuk lebih mewaspadai berbagai pengaruh dari kaum Yahudi.

Mengenal Yahudi lebih lanjut, Yahudi memiliki dua kesatuan makna yang membentuk identitas tunggal, yaitu sebagai agama sekaligus sebagai etnis/bangsa. Sebagai agama maupun etnis, Yahudi memiliki karakteristik eksklusif dengan klaim ajarannya yang menyatakannya sebagai umat/bangsa pilihan Tuhan (Yahweh). Dalam Kitab Keluaran 19:5-6 dan Deutoronomi 10:14-15 secara lugas sekali disebutkan bahwa Yahudi adalah bangsa (umat) pilihan Yahweh (Aloysius Pieris : 2001). Baca lebih lanjut

Berhala Baru di Dunia Modern

Oleh: Hanif Syafei

NIM : 12104241026

Tahukah Anda bahwa masih ada berhala pada zaman sekarang ini? Memang bentuknya sudah berubah, tidak lagi seperti patung pada zaman Nabi. Berhala pada zaman sekarang berbentuk ‘Budaya Pop’. Budaya pop sendiri dapat berbentuk teknologi, pusat-pusat hedonisme, dan internet.

Sebenarnya, apa itu budaya pop? Menurut Ridho Al-Hamdi (2009:2) dalam bukunya yang berjudul “Berhala itu Bernama Budaya Pop”.

Budaya dapat dipahami sebagai suatu kebiasaan berupa praktik-praktik dalam keseharian dan sudah menjadi kebiasaan. Sedangkan istilah pop merupakan singkatan dari kata ‘popular’ yang arti sederhananya disukai oleh banyak orang. Karena itu, budaya pop secara sederhana bisa bermakna budaya yang disukai oleh banyak orang dan menyenangkan.

Apa saja sih bentuk-bentuk budaya pop masa kini? Seperti sudah disebutkan diatas, ada teknologi, yang berupa televisi dan handphone. Pusat hedonisme seperti mall dan kafe, serta internet yang didalamnya termasuk google.

Pembahasan pertama adalah tentang televisi. Televisi merupakan sebuah alat penangkap penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele yang berarti jauh dan vision yang berarti tampak. Jadi, televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Baca lebih lanjut